Skip to main content

INFO STIBA IEC

SEJARAH SINGKAT

Pendirian Sekolah Tinggi Bahasa Asing IEC tidak dapat dipisahkan dari keberadaan Lembaga Pendidikan Bahasa Inggris IEC (Intensive English Course). IEC  didirikan pada tahun 1968. Selama itu pula IEC telah berkembang dengan bertambahnya jumlah cabang-cabang. Pengalaman IEC dalam mengelola pendidikan Bahasa Inggris juga semakin matang. Oleh karena itu timbul pemikiran untuk mendirikan lembaga pendidikan formal yang dapat menampung keinginan lulusan IEC maupun masyarakat luas untuk melanjutkan pendidikan tinggi. Keinginan itu mulai dirintis dengan mempersiapkan segala suatu yang diperlukan untuk mendirikan perguruan tinggi, mulai dari penyusunan studi kelayakan, pengajuan ijin ke Direktorat Jenderal Perguruan Tinggi, presentasi, dan sebagainya.

Proses memperoleh ijin pendirian lembaga dan pembukaan program studi ternyata tidak sederhana dan mudah. Banyak tahap harus dilalui dan banyak persyaratan harus dipenuhi. Pertama, kita harus memiliki yayasan yang akan mengelola perguruan tinggi yang akan didirikan. Kedua, kita harus memiliki fasilitas minimal yang diperlukan seperti lahan calon kampus, gedung, ruang-ruang, perpustakaan, laboratorium, dan sebagainya. Ketiga harus tersedia calon dosen tetap dengan kualifiksasi tertentu.

Berkat usaha keras, bantuan, dan do’a banyak pihak, akhirnya pada tanggal 30 Agustus 2001, kami mendapat Surat Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia nomor: 144/D/O/2003 tentang Ijin Pendirian Sekolah Tinggi Bahasa Asing IEC dan Pembukaan Program Studi Bahasa Inggris dan Bahasa Cina. Dengan bekal SK itu kami berusaha mempromosikan lembaga ini kepada masyarakat melalui media Koran, radio, spanduk, brosur, dan lain-lain. Kami membuka pendaftaran mahasiswa baru selama satu bulan dan mendapatkan jumlah mahasiswa sebanyak tujuh puluh mahasiswa. Sayangnya Program Studi Bahasa Cina belum mendapatkan jumlah mahasiswa yang memadai sehingga belum dibuka kelas Bahasa Cina. Namun, kami baru merintis melalui kursus Bahasa Mandarin.

Pada tahun kedua kami mencoba membuka program-program baru seperti Diploma I dan Transfer dari D3 ke S1.  Dengan dibukanya program tersebut kami mendapat mahasiswa baru sejumlah 100 orang. Pada tahun ketiga kami mencoba membuat program baru lagi yaitu D1 untuk guru Bahasa Inggris TK atau SD. Seiring dengan minat masyarakat yang tinggi terhadap pendidikan perguruan tinggi dan memahami pentingnya bahasa Inggris, maka dari tahun ke tahun jumlah mahasiswa meningkat. Akhirnya di tahun ke enam tepatnya pada tanggal 10 Agustus 2006 Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi menyatakan bahwa program studi sarjana bahasa sastra Inggris STIBA-IEC memperoleh Akreditasi B yang dinyatakan dengan nomor . 09942/AK-X-S1-011/ BAABES / VIII / 2006.

Di tahun 2008, karena berkurangnya peminat jurusan bahasa mandarin,  kami putuskan untuk menutup program tersebut.  Di tahun 2009  kami mendapatkan izin pendirian untuk diploma III Bahasa Inggris berdasarkan Surat Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Departmen Pendidikan Nasional Republik Indonesia nomor 1712/D/T/2009 tertanggal 17 September 2009. Dengan bervariasinya program ini kami berharap dapat mengakomodasi berbagai kepentingan masyarakat.

Untuk memberi kesempatan kepada mereka yang sudah bekerja kami juga membuat variasi waktu dan hari kuliah. Bagi mereka yang tidak bekerja di pagi hari, kami sediakan kelas pagi, sedangkan yang bekerja di siang hari kami sediakan kelas malam.

Comments

Popular posts from this blog

INFO MAHASISWA BARU

  INFORMASI MAHASISWA BARU Syarat Pendaftaran Calon mahasiswa STIBA-IEC Jakarta adalah lulusan SMA/SMK/MA dari semua jurusan Mengisi dan menyerahkan formulir pendaftaran dengan melampirkan:  Satu (1) lembar fotocopy ijazah dan daftar NEM SMU/SMK  yang telah dilegalisasi. Satu (1) lembar Fotocopy KTP dan KK. Empat (4) lembar Pas foto berwarna  ukuran 3×4 cm. Mengikuti tes penerimaan Mahasiswa Baru Waktu Pendaftaran PEMBUKAAN DAN TES MASUK Gelombang 1 (November 2022 – April 2023) Tes masuk tgl. 29 April 2023 Gelombang 2 (Mei 2023 – Juni 2023) Tes masuk tgl. 24 Juni 2023 Gelombang 3 (Agustus 2023) Tes masuk tgl. 26 Agustus 2023 Tes Potensi akademik (Numerik,Verbal,Analisis). Tes Masuk meliputi: Bahasa Inggris Tes dilaksanakan pada hari sabtu Pendaftaran dibuka Senin s.d Jum’at : 08:00 – 20:00 WIB Sabtu                        : 08:00 – 17:00 WIB Segera hubungi: Telp.021-8518685 SMS/WA: 0856-9540-0674 (Ms. Teeny)...

TRAVELING

What is traveling? Travel  is the movement of people between distant geographical  locations . Travel can be done by  foot ,  bicycle ,  automobile ,  train ,  boat ,  bus ,  airplane ,  ship,  or other means, with or without luggage, and can be one-way or round trip.   Travel can also include relatively short stays between successive movements, as in the case of  tourism . Reasons for  traveling include  recreation ,  holidays, rejuvenation,   tourism  or  vacationing ,   research  travel,  the gathering of information, visiting people,  volunteer travel  for  charity ,  migration  to begin life somewhere else, religious  pilgrimages ,   mission trips ,  business travel ,   trade ,   commuting , obtaining health care,  waging or  fleeing war , for the enjoyment of traveling, or other reasons. Travelers may use  hu...

KETOPRAK

Ketoprak  is an  Indonesian  food  vegetarian  dish from  Jakarta , consisting of  tofu ,  vegetables ,  rice cake , and  rice vermicelli  served in  peanut sauce . The etymology of the name  ketoprak  is actually closely related to  Javanese folk-drama . During the  Great Depression  in 1930 - 1931, ketoprak viewership was dwindling. Djojosoekarno, a member of Javanese ketoprak troupe "Langenhardjo" in  Jakarta , started selling a dish made of  tofu  mixed with  bean sprouts  and  sweet soy sauce  on stalls for extra income. Due to his popularity as ketoprak performer, customers usually referred to him as "Bang Ketoprak" (lit. "Mr. Ketoprak") and as time passes, his specialty dish is known as ketoprak on itself. taken from: https://en.wikipedia.org/wiki/Ketoprak_(dish)